Upacara tersebut diikuti oleh Wakil Bupati, unsur DPRD, Forkopimda, pimpinan OPD, para camat, kepala desa, tenaga pendidik, pelajar, serta masyarakat.
Dalam amanatnya, Bupati Yosef Lede menegaskan bahwa Hardiknas bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan, tetapi menjadi momentum penting untuk melakukan refleksi dan memperkuat komitmen dalam membangun pendidikan yang berkualitas.
Ia menyampaikan bahwa pendidikan pada hakikatnya adalah proses yang dilaksanakan secara tulus dan penuh kasih sayang untuk memanusiakan manusia serta mengembangkan potensi sebagai makhluk Tuhan.
Lebih lanjut, Bupati mengingatkan bahwa filosofi pendidikan nasional tidak terlepas dari pemikiran Ki Hajar Dewantara melalui konsep sistem among, yakni asah (ilmu), asih (kasih sayang), dan asuh (pendampingan), yang masih relevan dalam pembentukan karakter peserta didik.
Pemerintah juga terus mendorong peningkatan mutu pendidikan melalui berbagai program strategis, termasuk penguatan literasi, numerasi, serta pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning).
Selain itu, upaya peningkatan kualitas pendidikan juga difokuskan pada pengembangan kompetensi guru, digitalisasi sekolah, serta perluasan akses pendidikan yang inklusif bagi seluruh masyarakat.
Bupati menekankan bahwa keberhasilan pembangunan pendidikan sangat ditentukan oleh pola pikir yang maju, mental yang kuat, serta komitmen yang jelas dalam menjalankan misi pendidikan.
Peringatan Hardiknas 2026 di Kabupaten Kupang berlangsung khidmat dan meriah, yang juga diisi dengan berbagai kegiatan seperti perlombaan antar pelajar, pertunjukan seni, serta penyerahan penghargaan bagi peserta didik berprestasi.

