Warga Desa Soliu Hilang Diterkam Buaya, Tim SAR Lanjutkan Pencarian


Kupang - Seorang warga dilaporkan hilang setelah diduga diterkam buaya saat mandi di Muara Naus, Desa Soliu, Kecamatan Amfoang Barat Laut, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, pada Sabtu (16/5/2026). Hingga Sabtu malam, korban belum berhasil ditemukan dan operasi pencarian kembali dilanjutkan pada Minggu pagi oleh tim SAR gabungan.

Peristiwa nahas tersebut mengejutkan warga sekitar. Korban diketahui sedang mandi di kawasan muara sebelum tiba-tiba diserang seekor buaya. Sejumlah warga yang berada di lokasi sempat berusaha memberikan pertolongan, namun korban diduga langsung diseret ke dalam air oleh hewan buas tersebut.

Kejadian itu segera dilaporkan kepada aparat desa dan pihak berwenang. Setelah menerima laporan, tim SAR bersama aparat kepolisian, TNI, BPBD, serta warga setempat langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pencarian di sekitar muara dan aliran sungai.

Pencarian dilakukan dengan menyisir area perairan menggunakan perahu karet dan pemantauan di titik-titik yang diduga menjadi lokasi keberadaan korban. Namun hingga malam hari, upaya pencarian belum membuahkan hasil sehingga operasi dihentikan sementara karena kondisi gelap dan faktor keselamatan.

Pada Minggu pagi, pencarian kembali dilanjutkan dengan memperluas area penyisiran. Tim gabungan juga meminta warga untuk berhati-hati dan tidak beraktivitas terlalu dekat dengan wilayah muara yang diketahui menjadi habitat buaya.

Peristiwa ini menambah daftar kasus serangan buaya yang terjadi di wilayah Nusa Tenggara Timur. Warga di sekitar bantaran sungai dan muara diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat mandi, mencuci, atau mencari ikan di kawasan perairan yang rawan kemunculan buaya.

Pihak keluarga korban berharap proses pencarian dapat segera membuahkan hasil agar korban dapat ditemukan. Suasana duka dan kecemasan masih menyelimuti keluarga serta masyarakat Desa Soliu yang terus mengikuti perkembangan operasi pencarian.

Lebih baru Lebih lama