Kuasa hukum pelapor, Fransisco Bernardo Bessi, mengungkapkan bahwa dirinya baru saja menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik siber Ditreskrimsus Polda NTT. Dalam pemeriksaan tersebut, ia mengaku menyerahkan sejumlah bukti yang dinilai penting untuk membantu mengungkap pihak-pihak yang berada di balik pengelolaan akun Lika-Liku NTT.
Menurut Bessi, bukti yang diserahkan kepada penyidik tidak hanya berupa tangkapan layar unggahan media sosial, tetapi juga mencakup percakapan WhatsApp, komunikasi melalui media digital, serta sejumlah dokumen elektronik lainnya. Bukti-bukti tersebut, kata dia, diyakini dapat menjadi petunjuk untuk menelusuri identitas pihak yang diduga terlibat dalam penyebaran informasi yang dianggap merugikan sejumlah pihak.
Perkembangan terbaru kasus ini semakin menarik perhatian publik setelah muncul nama Nobita Irma Dewi Silvester yang disebut-sebut ikut terseret dalam pusaran penyelidikan. Meski demikian, hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai status hukum yang bersangkutan, apakah hanya sebatas saksi atau memiliki keterkaitan lain yang masih didalami oleh penyidik.
Bessi menegaskan bahwa seluruh informasi dan bukti yang diberikan kepada penyidik merupakan bagian dari upaya untuk membantu proses penegakan hukum berjalan secara objektif dan transparan. Ia juga menyatakan kepercayaannya bahwa aparat penegak hukum akan bekerja secara profesional dalam mengusut tuntas perkara tersebut tanpa memandang siapa pun yang terlibat.
Sementara itu, penyidik Ditreskrimsus Polda NTT dikabarkan masih terus melakukan pendalaman terhadap berbagai bukti digital yang telah dikumpulkan. Proses forensik terhadap data elektronik menjadi salah satu langkah penting guna memastikan validitas informasi dan mengidentifikasi pihak-pihak yang memiliki peran dalam pengelolaan maupun penyebaran konten melalui akun tersebut.
Kasus ini menjadi perhatian luas masyarakat karena akun Lika-Liku NTT dikenal aktif mengunggah berbagai informasi yang kerap memicu perdebatan di ruang publik. Tidak sedikit pihak yang merasa dirugikan oleh sejumlah unggahan akun tersebut, sehingga proses hukum yang sedang berjalan dinilai sebagai momentum untuk memberikan kepastian hukum atas berbagai dugaan pelanggaran yang terjadi.
Dengan status perkara yang kini telah memasuki tahap penyidikan, publik menantikan hasil kerja penyidik dalam mengungkap siapa saja yang sebenarnya berada di balik akun Lika-Liku NTT. Jika ditemukan adanya unsur pidana dan bukti yang cukup, maka bukan tidak mungkin akan ada pihak-pihak yang dimintai pertanggungjawaban hukum sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

