Rombongan DPRD NTT Terjebak di Jalur Rusak Menuju Mutis, Infrastruktur Jalan Kembali Jadi Sorotan

 

Kab. Kupang - Kondisi infrastruktur jalan provinsi di Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali menuai perhatian serius. Ruas jalan menuju kawasan Nenas, Taman Wisata Alam (TWA) Mutis, Kabupaten Timor Tengah Selatan, dilaporkan mengalami kerusakan parah hingga menyebabkan kemacetan panjang dan menjebak sejumlah pengguna jalan, termasuk rombongan anggota DPRD Provinsi NTT. 

Insiden tersebut melibatkan Anggota Komisi II DPRD NTT dari Fraksi Golkar sekaligus Ketua Bapemperda DPRD NTT, Johan Julius Oematan, SH., M.Si, bersama Pendeta Emeritus J. Naisunis, serta Anggota Komisi V DPRD NTT dari Fraksi Demokrat, Reny Marlina UN, yang saat itu tengah melakukan perjalanan dinas ke wilayah Mutis.

Dalam perjalanan menuju lokasi kunjungan kerja, rombongan menghadapi kondisi jalan yang nyaris tidak bisa dilalui. Kerusakan jalan yang dipenuhi lumpur tebal dan jalur yang terputus di beberapa titik membuat kendaraan sulit bergerak. Bahkan, salah satu kendaraan yang ditumpangi rombongan terpaksa berhenti karena tak mampu menembus medan ekstrem.

Akibat kondisi tersebut, Reny Marlina bersama sopirnya memutuskan untuk membatalkan perjalanan dan kembali ke Kupang. Mobil Toyota Fortuner yang mereka gunakan dinilai tidak sanggup melintasi ruas jalan yang rusak berat dan licin akibat hujan.

Sementara itu, Johan Oematan dan Pendeta J. Naisunis yang menggunakan kendaraan Toyota Hilux tetap berupaya melanjutkan perjalanan menuju kawasan Nenas, Mutis. Kunjungan itu diketahui bertujuan untuk meninjau fasilitas vila dan penginapan milik Pemerintah Provinsi NTT yang berada di kawasan wisata alam tersebut.

Namun, persoalan tak berhenti di situ. Saat hendak kembali dari lokasi kunjungan, rombongan justru terjebak selama hampir dua jam akibat kemacetan total. Sebuah mobil pick-up yang mengangkut hasil bumi dilaporkan tersangkut di jalur berlumpur dan menutup akses jalan bagi kendaraan lain.

Situasi itu memicu aksi gotong royong spontan dari masyarakat dan para penumpang kendaraan umum yang ikut terjebak. Mereka bersama-sama membantu mendorong dan menarik kendaraan yang tersangkut agar jalur kembali terbuka. Johan Oematan bahkan terlihat turun langsung membantu proses evakuasi kendaraan.

Peristiwa ini kembali menjadi gambaran nyata buruknya kondisi sejumlah ruas jalan provinsi di NTT yang hingga kini belum mendapat penanganan maksimal. Masyarakat berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret agar akses menuju kawasan wisata dan sentra ekonomi seperti Mutis tidak lagi menjadi hambatan bagi mobilitas warga maupun aktivitas pembangunan daerah. (Neldi)

Lebih baru Lebih lama